Arti Sesungguhnya Ibadah


Setiap mahluk beragama pasti tahu letak penting sebuah ibadah. Dalam islam meningkatkan kualitas ibadah merupakan hal yang wajar. Sesama muslim saling berlomba-lomba melakukan kebaikan dengan dasar ibadah. Kemudian mendapatkan pahala dariNya. 
Melakukan sholat 5 waktu, zakat, puasa, dan haji adalah pondasi ibadah setiap muslim. Macam dari ibadah itu sendiri sangatlah luas. Apapun bisa diniatkan ibadah asal berisi kebaikan dan ketulusan.

Lalu apakah melakukan ibadah sekedar ingin mendapatkan pahala..?

Ataukah melakukan ibadah berdasarkan tuntutan kewajiban, atau karna takut di cap durhaka…?

Jika di gali lagi makna dari Ibadah sangat lah luas. Tidak serta merta hanya mendapatkan pahala. Ataupun takut nerakanya Allah. Jika mencontoh pandangan para sufi. Tentu kita orang awam pastinya akan heran dengan pemikiran mereka. 

Tingkatan yang sedang kita jalani memang berbeda, tapi tidak salah bukan. Jika kita lebih memperbaiki niat kita dalam beribadah. Niat awal seorang sufi dalam beribadah adalah karna Cinta dan Rindu. Bagaimanakah jika kita rindu pada seseorang. Pastinya kita akan menunggu seseorang yang kita cintai di tempat yang dia suka. Kita akan rela duduk berjam-jam demi melihat dia. 

Seperti itulah para sufi memandang sebuah nilai Ibadah. Bukan lagi memikirkan pahala, surga ataupun neraka. Melainkan hanya satu yang ada di benak para sufi. Yaitu agar Allah ridho atas hidup dan matinya. Jika Allah ridho akan memasukannya dalam neraka. Maka sepanas apapun api di neraka beliau akan tetap menerimanya. Seperti kisah seorang sufi Abu Nawas R.a. 

Jejak siapa lagi yang bisa kita tiru untuk menyelamatkan diri. Jika bukan jejak para Ulama, Para sufi, para Sahabat, dan para Nabi. Setidaknya kita bisa tahu jika adanya roh didalam tubuh. Adanya jasad yang kuat dalam diri kita. Adalah bukti bahwa Allah memiliki sifat agung yakni rahman rahim. Seandainya kita bisa maka setiap detik nadi, dan hirupan nafas dituntut untuk mengagungkan namaNya.

waallahu a’lam bissowaf

Advertisements

Ketika Sakit, dan Sesudah Sembuh

Alhamdulillah hari hari kemarin diberi kesembuhan oleh Allah. Baru di hari senin kemarin saya di sarankan untuk rehat sejenak karna tubuh yang terlalu banyak di forsir akhirnya dorp dan sakit.

Baru dapet satu hari sakit udah banyak yang nyari, yah para penagih tugas lah… para wanita arisan lah.. para pencinta irma lah…hahaha kalo ini saya karang sendiri.
Katanya sih “kangen sama suara speaker aktifnya mbak irma, biasanya kan gak ada henti2nya ngomong” (wah suka bener nih kalo ngmong) 

Kembali ke topik

Ngomongin masalah sakit teringat pesan ustad waktu saya ngaji dulu. Orang sakit itu akan di cabut 4 perkara dalam tubuhnya. Dan sebaliknya ketika dia sembuh akan dikembalikan 3 perkara yang ada di tubuhnya. Apa aja ya yuk kita simak..
Ketika sakit maka Allah akan mencabut 

1. Kebugaran tubuhnya

2. Perasa dalam lidahnya

3. Kecepatan berfikirnya

4. Dosa2 yang telah diperbuatnya

Dan ketika sembuh maka Allah akan mengembalikan

1. Kebugaran tubuhnya

2. Perasa dalam lidahnya

3. Kecepatan berfikirnya

#Allah maha Rahman Rahim jelas tidak akan mengembalikan dosa2 yang telah dicabut darinya..
Subhanallah ketika ingat lagi petuah dari guru, maka diri ini selalu salah dimata Allah. Di kala kita sakit Allah masih menitipkan kasih sayangnya sebesar apapun yang tidak bisa dijangkau oleh manusia. Sedangkan kita di beri nikmat sakit dariNya sering mengadu, dan merengek kesakitan. 

Sakitnya Anak Kost,an


Ketika kau sakit dan jauh dari orang tua, meskipun disekitar mu banyak yang peduli. Tapi kamu tetap hanya memikirkan mereka.
Dikejauhan seorang anak rantau dilanda penyakit demam, flu, dan diare. Semua orang teman kost dan sang pacar sudah rela membantu untuk kesembuhannya. Tapi si anak rantau tetap sakit, kali ini tujuanya adalah untuk sms sang ayah. (Dikarnakan pulsa menipis maka dia tidak bisa menelefon orang tua tercinta)Mulai mengetik…

Si anak : ….assalamualaikum yah, aku sakit demam diare dan flu sudah di kasih obat tapi belum sembuh. Gimana ni yah harus di kasih apa lagi. Mohon intruksi..

Selang beberapa menit kemudian, dering sms

Ayah : apa kamu sakit nak…? Sudah makan belum, perutnya harus tetap di isi. Pakai selimut, pakai kaos kaki kalau mau keluar, sekalian pakek masker juga nak biar gk masuk angin lagi. Terus keluar pergi beli vitamin di apotik nanti uang x ayah transfer..

Si anak membacanya dengan haru dan kemudian di balas..

Si anak : yah aku ini sakit bukannya mau nyamar jadi mumi, tapi gpp deh aku turuti perintah ayah. Karna memang disini dingin banget yah.

Beberapa menit kemudian dering sms lagi
Ibu : gimana gak dingin, kamu sering keluyuran malam, semenjak kamu diluar pasti sering maen. Dan lagi menghabiskan waktu buat acara ini lah acara itu lah. Tubuhnya gk pernah di perhatikan, kalo kyak gini siapa yang bakal ngerawat kamu disana haah. Jadi anak bandel sekali kamu ini.

Si anak membaca sekali lagi, dan membatin “pasti ini ibu” hmmmm raja danratu ku kalian selalu membuat ku terpukau…tanpa pikir panjang si anak meminjam telfon teman satu kostnya dan kemudian menelfon sang ayah..

Kriinggg…kriiing….krinngggg

Kemudian diangkatlah oleh sang ayah..

Ayah : iyah nak kamu butuh sesuatu…?

Si anak: tolong di loudspeaker yah biar ibu juga mendengarnya..

Ayah : baiklah

Si anak : i love you mom dad (sambil menangis haru) meski aku di kejauhan sini kalian masih tetap memperdulikan ku dengan sebaik mungkin. Banyak orang yang peduli disini tapi tidak selengkap kasih sayang dari kalian. Dan maaf jika selama ini aku selalu membangkang ucapan kalian, sekali lagi maaf.
Ibu: oh anak ku sayang, kami juga mencintai mu nak. Pergilah beli obat biar lekas sembuh, dan datang lah kemari. Ibu akan memasak makanan kesukaan mu. Dan ayah akan menceritakan kejadian yang di alami oleh adik2 mu.

Si anak : baik bu, tapi tunggu dulu aku pakai nomer telf temen kost bilang ke ayah jgn lupa transfer.. (sambil tertawa manja)

Ayah : dasar ini anak tidak lupa sama tagihannya, iyah nanti ayah transfer.
Si anak : baiklah dah ayah dah ibu i love you semua..

Tut tut tut menutup telepon..

Salah Satu Kecintaan Nabi Pada Umatnya

RosulKetika Rosululloh menawarkan kebaikan Allah untuk Ummatnya…

Diceritakan dari Abdulloh bin Umar Ra, ketika turun ayat yang artinya: “barang siapa yang beramal biji Zarroh kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala”

Kemudian Rosululloh bersabda : “wahai tuhanku ini masih terlalu kecil untuk ummat ku”

Allah menjawab “kalau ini dianggap kecil aku tambahkan lagi, aku tingkatkan lagi, 1 kebaikan akan aku balas 2 kebaikan”.

Seperti firman Allah yang artinya : “mereka akan mendapatkan pahalanya 2x lipat dengan sebab kesabaran mereka”.

Rosululloh masih terus menawar untuk Ummatnya. Beliau bersabda : “wahai tuhanku ini masih terlalu kecil untuk ummatku”

Allah menjawab : “kalau begitu satu kebaikan akan aku lipat gandakan pahalanya menjadi 10x lipat” Seperti dengan firman Allah : “barang siapa yang datang dengan mengerjakan 1 kebaikan maka aku lipat gandakan menjadi 10x lipat”

Rosululloh masih menawar untuk Ummatnya

Rosululloh bersabda : “Ya Allah ini masih kecil untuk ummat ku”

Allah menjawab : “akan aku tambah lagi, setiap kebaikan mendapat pahala sebanyak 700” Perumpamaan orang-orang yang infak atau menginfakan hartanya dijalan Allah. Mereka itu seperti biji-bijian yang bisa tumbuh mengeluarkan 7 tangkai setiap tangkai tumbuh dan mengeluarkan 100 biji-bijian. Allah akan melipatgandakan pahala untuk orang-orang yang Allah kehendaki. Allah itu maha luas dan mengetahui. Wallahu A’lam Bissowaf

Betapa baiknya Nabi kita bahkan untuk kebaikan yang belum tentu kita kerjakan beliau masih memperjuangkannya. Apakah pantas kita menuntut itu semua, menuntut balasan atas apa yang kita kerjakan. Sedangkan kebaikan kita mematuhi dan memuliakan Nabi jarang dilakukan. Dengan tulus Nabi selalu mengutamakan Ummatnya, bahkan ketika detik-detik wafatnya tiba beliau masih memikirkan Ummatnya.

Apa yang sesungguhnya bisa kita haturkan pada junjungan kita..? Doa dari kita.. sesungguhnya Nabi tidak membutuhkan doa dari kita. Ataukah sholawat..? tidak juga sesungguhnya Rosululloh tidak membutuhkan salam kita. Banyak rentetan kebaikan yang bisa dikerjakan manusia tapi Rosululloh meminta kita untuk bisa mencintaiNya. Untuk bisa tulus menyebut Namanya dalam keadaan tidur, makan, ataupun saat kita beraktifitas…

Semoga tulisan ini bisa menumbuhkan rasa Cinta kita pada Nabi Muhammad saw, dan semoga kita semua mendapatkan balasan atas Cinta dan Rindu kita pada beliau, sehingga kelak kita akan dipertemukan oleh baginda Nabi. Amin Amin ya Robbal Alamin

Liburan ala Liang

Assalamualaikum….

terimakasih sebelumnya sudah mampir di blog saya dan bersedia membaca, tapi dibaca sampai tuntas yah. Tulisan kali ini bertajuk liburan.. mumpung masih ada waktu 2 minggu sisa libur kuliah jadi saya mau bagi2 ke temen-temen semua. 

Okeh dimulai dari libur semester, mahasiswa biasanya bosen banget pas libur sepanjang itu. Gak tanggung-tanggung 2 bulan men.. sungguh penggemukan badan ini ceritanya hehe. Yah bagi yang hobi malas2 an sih cocok banget betah libur selama itu. Tapi kalo aku pribadi dengan jiwa yang penuh aktivitas dan juga kegiatan, tiba2 libur total itu gk nyaman banget. 

Jadi gimana caranya supaya liburan kita itu bermanfaat dan gak garing. Yuk di simak lagi tulisan saya ini (aduh promosi lagi)

untuk mahasiswa yang biasanya ngaku aktivis kayak aku tadi, biasanya dalam keadaan libur pun kalian bakal ke kampus untuk sekedar ngisi waktu luang. Kalau gak gtu yah main ke kampus tetangga untuk sekedar sharing kegiatan ini dan itu.. ini beda versi loh ya jangan disama ratakan karna semua mahasiswa itu gak sama. 

ada juga mahasiswa yang suka dagang untuk menggunakan waktu libur yang panjang begini biasanya mahasiswa pebisnis langsung cari ide buat buka lahan dan mulai berniaga… (boleh juga)

Beda lagi dengan mahasiswa yang suka hura-hura gandeng tangan pasangan lalu cari tempat terindah di seluruh dunia ini, untuk menghabiskan waktu liburan.

kalau dibilang mereka punya versi sendiri untuk liburan, setiap kampus pasti punya mahasiswa dengan beraneka ragam. Seperti yang aku sebutin tadi. Tapi yang jadi inti dari tulisan ini adalah bagaimana caranya waktu liburan tidak terbuang sia-sia dengan bersantai dan penuh dengan kesenangan. Bukan juga waktu liburan kita malah serius mulu sampek kepala botak sebelah. Hidup butuh hiburan men… tapi kudu punya takaran masing2.

kalau aku pribadi yah cara tepat buat ngisi liburan adalah….menulis iya, membaca iya, berdagang iya, aktivis juga iya, liburan kadang2 iya… pokoknya yang positif2 deh, rasanya beda gtu kalo liburan kita mendapatkan hasil dari sesuatu yang pernah kita kerjakan. Tentunya harus menata waktu dengan baik, 2 bulan memang gk sebentar untuk di buat bersantai. Tapi waktu 2 bulan juga bukan waktu yang terlalu lama buat kita bertugas…

okeh itu tadi singkat cerita dari saya tentang liburan yang entah diterima atau tidak. Yang penting pembaca happy. Selamat beraktifitas 

Jadikan Dewasamu Berkelas

Manusia yang kadang dikatakan dewasa itu bukan sekedar dilihat dari segi umur, kuasa, dan juga keangkuhan. Tapi lebih ke penempatan diri ketika menimpa musibah. Banyak orang dewasa diluaran sana yang mengaku hebat dan luar biasa. Tapi ketika dia ditempatkan pada posisi yang buruk. Dia hanya bisa merengek atau berani bersuara keras layaknya anak SD yang minta permen.

Satu contoh lagi jika orang dewasa tidak suka terhadap teman atau keluarga. Apa menurut mu yang akan dilakukan oleh orang biasa..? mungkin pura-pura tidak tahu atau malah membenci dari belakang. ouh sungguh tidak dewasa sekali…

Bandingkan dengan orang dewasa yang berkelas, contohnya Mantan Presiden kita Bpk Rudy Habibi selama beliau sekolah di Jerman banyak orang yang membenci dan merendahkan beliau. Tapi apa beliau membalas perlakuan buruk mereka dengan sebuah prestasi yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh banyak orang. Disini bukan berarti kita selalu mengalah pada orang yang berperilaku jahat. Akan tetapi cara kita yang seharusnya ditata lebih baik lagi dalam menyikapi orang lain. Karna perasangka orang terhadap kita terkadang beda. Kita sebagai mahluk sosial yang hidup dikalangan banyak orang haruslah memahami pandangan mereka. Tidak serta merta membalas perlakuan mereka atau malah memilih menjauhi keluarga, teman, ataupun sahabat kita. Sayang sekali jika hubungan baik seperti itu harus hancur gara-gara permasalahan yang bisa kita selesaikan secara dewasa.

Maka dari itu bekal untuk bisa berhubungan baik dengan orang lain adalah ilmu dan juga nasehat, kita ini ibarat tumbuhan yang saling membutuhkan air. Sebagaimana manusia membutuhkan makanan dan minuman. Kita juga membutuhkan nasehat setiap kali kita salah jalan, meskipun kita pandai dalam banyak hal. Sekali lagi untuk menjadi orang dewasa yang berkelas maka pandanglah orang-orang hebat dibelakang kita yang pernah meraih kesuksesan tentunya dengan banyak rintangan. Maka kita pun akan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan

 Jejak Sang Rimbun

Butiran lembutnya kerap meninggalkan jejak pasi. rimbun telah meninggalkan asa dalam jiwa, renung merenung. Silih berganti bagi siapapun yang ingin pergi. Bukan hanya bulan yang terus menyinari alam. Teduh dalam mimpi seakan buta akan pikiran gila akan jalan.

Terus berlari untuk meraih, singgah untuk istirahat. Tanpa jeda diatas perisai mimpi, ia senantiasa menunggu.

Menunggu bagi siapapun yang ingin lari

Maka aku pun berkata larilah, lari sekencang mungkin lari untuk berjuang lari untuk sebuah perubahan.

Hingga relung tak memiliki kuasa untuk berhenti. Adapun kata yang mengelak itu hanya imajinasi yang perlu ditindas.